Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Tim SAR Jalur Darat Akan Buat Helipad

Written By kecamatan mlarak on Kamis, 10 Mei 2012 | 18.52

Jakarta - Tim SAR jalur darat akan membuat helipad sebagai landasan untuk helikopter yang dikerahkan untuk melakukan evakuasi. Tim SAR pertama yang beranggotakan 10 orang posisinya kini berada 600 meter dari lokasi bangkai pesawat Sukhoi Superjet 100.

"Skenarionya dengan pembuatan helipad di lokasi jatuhnya pesawat," kata Juru Bicara Basarnas, Gagah Prakosa, saat dihubungi, Jumat (11/5/2012).

Meski berada di tebing Gunung Salak dengan ketinggian 2. 060 di atas permukaan laut, tim SAR diyakini akan cepat membuat landasan bagi helikopter jenis Super Puma. Ada 6 helikopter yang dikerahkan untuk evakuasi pagi ini.

Dua helikopter milik TNI AU sudah diberangkatkan dari Lanud Atang Sendjaja, Semplak, Bogor. Dua lainnya diberangkatkan dari Halim Perdanakusumah. "Di Sentul ada 2 heli, (total) semuanya ada 6 heli," ujar Kepala Basarnas, Marsda Daryatmo secara terpisah.

Dari jalur darat, dua tim evakuasi telah diberangkatkan dari posko utama di Kampung Pasir Manggis, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk. Mereka berangkat ke lokasi jatuhnya pesawat pada pukul 05.00 WIB dan 07.00 WIB.

Sumber : detik.com

Tiba di Indonesia, Tim dari Rusia Akan Bantu Selidiki Sukhoi

Jakarta - Tim dari Rusia sudah tiba di Indonesia. Mereka akan dilibatkan dalam penyelidikan jatuhnya Sukhoi di Gunung Salak. Diharapkan, sebab musabab kecelakaan Sukhoi akan terkuak.

"Mereka ikut menyelidiki, membantu kita semua," kata Sunaryo, perwakilan PT Trimarga Rekatama yang merupakan representatif Sukhoi di Indonesia, saat dikonfirmasi, Jumat (11/5/2012).

Tim dari Rusia ini tiba pada Kamis (10/5) sore. Mereka akan langsung bergerak di lapangan. Tim ini bekerja hanya untuk memback-up saja.

Sementara itu, terkait evakuasi, semua tim baik dari udara maupun darat sudah bergerak. Walau medan yang akan dihadapi cukup berat. Namun diharapkan hari ini semua bisa selesai dikerjakan.

"Medan yang dihadapi lereng cukup tinggi dengan kemiringan 85 derajat. Kita sedang persiapan evakuasi," jelasnya.

Sumber : detik.com

Presiden SBY Akan Temui Keluarga Korban di Bandara Halim

Jakarta - Tragedi Sukhoi Superjet 100 mendapat perhatian besar dari Presiden SBY. Rencananya pada pagi ini SBY akan datang ke Bandara Halim Perdanakusumah Jakarta untuk menemui keluarga korban dan memantau perkembangan evakuasi korban.

"Presiden akan bertemu dengan keluarga korban dan melihat persiapan evakuasi," ujar juru bicara kepresidenan, Julian A Pasha, saat dikonformasi detikcom, Jumat (11/5/2012).

Rencananya SBY akan datang ke Bandara Halim pada pukul 09.15 WIB. Belum diketahui apakah akan ada penyataan pers yang disampaikan SBY nanti.

"Di sana (Halim) kan ada Pak Kepala DVI Brigjen Pol Musaddeq yang akan memberikan kejelasan juga," imbuh Julian.

Kemarin SBY juga menyambangi Bandara Halim Perdanakusumah. Dalam pernyataan persnya, SBY menyampaikan informasi bahwa posisi Sukhoi yang jatuh telah diketahui, yakni di lereng Gunung Salak. SBY menyampaikan keprihatinan atas musibah itu dan menginstruksikan evakuasi secepatnya.

Pesawat Sukhoi Superjet 100 yang sedang melakukan joy flight hilang kontak di kawasan Gunung Salak, Bogor, 9 Mei 2012. Sehari setelahnya dipastikan pesawat buatan Rusia itu jatuh di lereng Gunung Salak. Badan pesawat pecah berkeping-keping. Dalam pesawat tersebut, terdapat 45 penumpang, 8 di antaranya merupakan kru asal Rusia. Saat ini evakuasi para korban masih terus diupayakan.

Sumber : detik.com

Waduh, UN di Ponorogo Dikawal Polisi

Ponorogo: Untuk mengantisipasi adanya kecurangan dalam Ujian Nasional di tingkat SMA dan sederajat di Ponorogo, Jawa Timur, panitia melibatkan jajaran kepolisian setempat. Bahkan, Kapolres Ponorogo AKBP Yuda Gustawan langsung memeriksa semua sekolah yang ada, Senin (16/4).

Kapolres Ponorogo AKBP Yuda Gustawan melakukan pemeriksaan di antaranya di SMA Negeri 1 Ponorogo yang memiliki jumlah siswa terbanyak. Kapolres memastikan pada pagi ini soal UN sudah berada di setiap sekolah.

Aparat kepolisian akan megawal ketat untuk menghindari adanya kecurangan selama proses UN berlangsung. Kapolres juga memeriksa ruangan ujian untuk mengantisipasi adanya lembaran jawaban di dalam kelas. Ia mengimbau agar para peserta ujian tidak membuat kecurangan dalam menjawab soal ujian.

Sebanyak 9.500 peserta UN di Ponorogo hari ini siap mengikuti UN

Hari Kedua UN di Ponorogo Diwarnai Aksi Menyontek

Ponorogo: Pelaksanaan Ujian Nasional hari kedua di Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (17/4) hari ini, diwarnai aksi menyontek. Aksi siswa menyontek itu tertangkap kamera Metro TV. Ironisnya pengawas seakan tak melihat aksi nakal para peserta.

Pemantauan Metro TV, para siswa rata-rata membawa catatan berupa kertas kecil yang sudah mereka siapkan dari rumah. Namun pengawas tidak melakukan tindakan apapun terhadap para siswa yang diduga menyontek itu.

Di bagian lain, Kepolisian Resor Ponorogo mengaku belum medapatkan data adanya kecurangan. Sebaliknya polisi juga mengimbau para siswa untuk tidak terprovokasi terkait adanya peredaran kunci jawaban soal UN.(DSY)

Serap Aspirasi, Ibas Solidkan Korcam Ponorogo

Sebagai upaya untuk menggali informasi serta menyerap aspirasi masyarakat, Edhie Baskoro Yudhoyono mulai membentuk Tim Koordinator Kecamatan (Korcam) di tiap Kabupaten se-Dapil VII Jawa Timur (Kabupaten Ponorogo, Pacitan, Trenggalek, Magetan dan Ngawi).

Setelah di tiap Kabupaten Ponorogo dibentuk Koordinator Kabupaten (Korkab) serta mendirikan Griya Aspirasi Edhie Baskoro Yudhoyono, kini Ibas menyolidkan dan merapatkan barisan dengan membentuk Korcam. Untuk kabupaten Ponorogo, Korcam EBY dikumpulkan di sebuah Rumah Makan, Selasa (24/4).

Acara pemaparan program dan pembekalan Korcam EBY dilakukan oleh Staf Ahli EBY, Bonggas Adhi Candra. Acara diikuti oleh 21 orang Korcam se-Kabupaten Ponorogo yang dihadiri oleh Kordapil Tim EBY serta Korkab Tim EBY Kabupaten Ponorogo.

Pada kesempatan tersebut Bonggas berharap para Korcam bisa membawa nama baik Mas Ibas atau Edhie Baskoro Yudhoyono. “Tugas utamanya adalah menyerap aspirasi masyarakat terbawah dan menyampaikan informasi tersebut ke Tim sehingga akan dicarikan jalan keluar setiap aspirasi yang masuk,” ujar Bonggas.

Di samping itu Korcam juga harus menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat.

“Majalah bulanan Sinergis bisa dijadikan alat untuk bersilaturahmi dengan masyarakat karena didalamnya menyampaikan informasi terkait kegiatan Mas Ibas sebagai wakil rakyat Dapil VII Jawa Timur,” tambahnya.

Acara juga diisi dengan tanya jawab seputar Mas Ibas dan Tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsi) para Korcam. Para Korcam Tim EBY Kabupaten Ponorogo berasal dari berbagai elemen, seperti para mantan relawan EBY Tahun 2009, mantan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan, tokoh pemuda, tokoh pers, tokoh wanita, anggota SBY Fans Club dan simpatisan Partai Demokrat.

 
Copyright © 2011. kecamatan mlarak - All Rights Reserved